“semua cowok sama aja”
“semua cowok nggak ada beda. Sama-sama tukang nyakitin”
Kau tahu? Saat aku mengatakan itu, aku tak benar-benar
mengatakannya. Maksudku, kuakui banyak cewek yang berkata seperti itu saat
mereka tersakiti, tapi bukan berarti semua spesies yang jago meluluhkan wanita
itu sama semua.
“semua cowok sama aja”
Kadang, kalimat itu memang sepenuhnya benar. Apa sih gunanya
cowok(apalagi jaman sekarang)? cuman dateng, trus pedekate, trus tebar
pesona,ngebuat cewek jatuh cinta, terus ditinggalin. Siklus yang (rata-rata)
cewek alamin ya emang gitu.
Sukur-sukur kalau jadian dan nikah, kalo jadian udah lama
trus putus….
Rasanya kayak pengen nelen iklan ‘truk aja gandengan’,
sambil dengerin lagu galau dan nangis jungkir balik.
“semua cowok sama aja”
Aku sering berkata hal itu. Karena memang benar, cowok tuh
selalu aja kayak gitu. Dateng – dateng cuman pedekate, kalo udah jadian, kalo
udah gak sayang, main putus aja, nggak tau apa kalau hati cewek bukan mainan
yoyo yang bisa ditarik ulur gitu? Apalagi kalo mereka punya pacar tapi nyari
pdkt-an yang lain (yang bermaksud kalo mereka suatu hari putus sama pacarnya
bisa langsung dapet yang baru). Sebagai cewek aku merasa…
di-kesamping-kan*-__-(?), dan pengen nyari dukun voodoo buat nyantet
spesies kurang dihajar itu biar mati, trus ngebakar semua hal menyangkut orang
itu (kalau perlu kenangan di otak bisa dibakar juga).
“semua cowok sama aja”
Tapi, kalian tahu nggak? Tuhan menciptakan manusia berbeda –
beda. Mungkin, kita berkata hal seperti itu karena kita bertemu cowok yang
notabenenya ‘sama’, maksudnya, kita bertemu makhluk yang punya tipikal ‘gak
setia’ atau ‘moduser(atau apalah itu)’ atau ‘gak bisa berkomitmen secara pasti’.
Nggak semua makhluk kurang ditabok dari mereka itu
memiliki tipikal yang sama. Mungkin, Tuhan mempertemukan kita dengan orang yang
salah dulu, semacam cowok ‘yang sama aja’, sebelum dapat cowok yang ‘berbeda’.
Jadi, akan kuralat kalimat yang selalu meluncur dari para
cewek yang sakit hati, hehe
“untuk sekarang semua cowok sama. Yang beda itu saat Tuhan
ngasih cowok yang ‘gak sama’ di hidup kita”
Nggak ada kata “semua cowok sama aja”
Pikirkan kembali, apa mereka benar-benar ‘sama aja’? Atau
kita menganggap mereka ‘sama aja’ karena kita terlalu ge-er?
Kan kadang kita seperti itu, aku juga seperti itu. Ada cowok
yang deket taunya nggak suka sama kita. Mungkin, mungkin loh yah, mereka deket
sama kita karena kita ‘nyaman’ untuk diajak ngobrol. Nggak semua kedekatan itu
pertanda bahwa mereka mencintai kita. Oke aku mengakui, bahwa memang kodrat
wanita untuk ‘gampang ge-er’. Tapi kurasa, kita harus membatasi tingkat
ke-ge-er-an kita, meskipun aku sendiri nggak tau caranya gimana. Yang pasti,
kita jangan kebanyakan ge-er sama cowok yang deket kita.
Siapa tahu, mereka deket karena kita temen orang yang dia
suka..
Atau..karena kita juga gampang dia modusin..
Atau..karena kita dijadiin pelarian mereka..
Atau..mereka incar harta kita..
Atau..cuman pengen punya status pacaran..
Atau..ah sudahlah..
(maafkan aku udah mikir yang nggak-nggak ya wahai makhluk
adam. Maaf bangeeet ._.)
Intinya, cowok itu nggak ada yang sama di seluruh belahan
benua di dunia (halah). Yang ada itu adalah, kita bertemu dengan mereka yang
memang rata-rata ‘sama semua’ atau… kita yang terlalu percaya bahwa dia
menyukai kita.
Mereka berbeda kok, girls. Se-sama – samanya mereka, pasti
ada satu hal yang berbeda. Yang jadi tugas kita dalam mencari cowok sekarang
adalah, bagaimana kita bersikap dan menjaga hati agar nggak mudah jatuh cinta
ke orang yang salah. Jika kita udah bisa melakukan hal itu, aku yakin, atas
ijin Tuhan kita nggak akan lagi berkata kalau semua cowok sama aja.
Tuhan pasti akan ngasih hal yang terbaik, akan ngasih kita
cowok yang berbeda. Maka dari itu, percayalah.
Dan jangan lagi mengatakan bahwa semua cowok di muka bumi
ini sama aja.
See ya~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar