Minggu, 01 Desember 2013

semua cowok sama aja

“semua cowok sama aja”
“semua cowok nggak ada beda. Sama-sama tukang nyakitin”
Kau tahu? Saat aku mengatakan itu, aku tak benar-benar mengatakannya. Maksudku, kuakui banyak cewek yang berkata seperti itu saat mereka tersakiti, tapi bukan berarti semua spesies yang jago meluluhkan wanita itu sama semua.

“semua cowok sama aja”
Kadang, kalimat itu memang sepenuhnya benar. Apa sih gunanya cowok(apalagi jaman sekarang)? cuman dateng, trus pedekate, trus tebar pesona,ngebuat cewek jatuh cinta, terus ditinggalin. Siklus yang (rata-rata) cewek alamin ya emang gitu.
Sukur-sukur kalau jadian dan nikah, kalo jadian udah lama trus putus….
Rasanya kayak pengen nelen iklan ‘truk aja gandengan’, sambil dengerin lagu galau dan nangis jungkir balik.

“semua cowok sama aja”
Aku sering berkata hal itu. Karena memang benar, cowok tuh selalu aja kayak gitu. Dateng – dateng cuman pedekate, kalo udah jadian, kalo udah gak sayang, main putus aja, nggak tau apa kalau hati cewek bukan mainan yoyo yang bisa ditarik ulur gitu? Apalagi kalo mereka punya pacar tapi nyari pdkt-an yang lain (yang bermaksud kalo mereka suatu hari putus sama pacarnya bisa langsung dapet yang baru). Sebagai cewek aku merasa…
di-kesamping-kan*-__-(?), dan pengen nyari dukun voodoo buat nyantet spesies kurang dihajar itu biar mati, trus ngebakar semua hal menyangkut orang itu (kalau perlu kenangan di otak bisa dibakar juga).

“semua cowok sama aja”
Tapi, kalian tahu nggak? Tuhan menciptakan manusia berbeda – beda. Mungkin, kita berkata hal seperti itu karena kita bertemu cowok yang notabenenya ‘sama’, maksudnya, kita bertemu makhluk yang punya tipikal ‘gak setia’ atau ‘moduser(atau apalah itu)’ atau ‘gak bisa berkomitmen secara pasti’.
Nggak semua makhluk kurang ditabok dari mereka itu memiliki tipikal yang sama. Mungkin, Tuhan mempertemukan kita dengan orang yang salah dulu, semacam cowok ‘yang sama aja’, sebelum dapat cowok yang ‘berbeda’.
Jadi, akan kuralat kalimat yang selalu meluncur dari para cewek yang sakit hati, hehe
“untuk sekarang semua cowok sama. Yang beda itu saat Tuhan ngasih cowok yang ‘gak sama’ di hidup kita”

Nggak ada kata “semua cowok sama aja”
Pikirkan kembali, apa mereka benar-benar ‘sama aja’? Atau kita menganggap mereka ‘sama aja’ karena kita terlalu ge-er?
Kan kadang kita seperti itu, aku juga seperti itu. Ada cowok yang deket taunya nggak suka sama kita. Mungkin, mungkin loh yah, mereka deket sama kita karena kita ‘nyaman’ untuk diajak ngobrol. Nggak semua kedekatan itu pertanda bahwa mereka mencintai kita. Oke aku mengakui, bahwa memang kodrat wanita untuk ‘gampang ge-er’. Tapi kurasa, kita harus membatasi tingkat ke-ge-er-an kita, meskipun aku sendiri nggak tau caranya gimana. Yang pasti, kita jangan kebanyakan ge-er sama cowok yang deket kita.
Siapa tahu, mereka deket karena kita temen orang yang dia suka..
Atau..karena kita juga gampang dia modusin..
Atau..karena kita dijadiin pelarian mereka..
Atau..mereka incar harta kita..
Atau..cuman pengen punya status pacaran..
Atau..ah sudahlah..
(maafkan aku udah mikir yang nggak-nggak ya wahai makhluk adam. Maaf bangeeet ._.)

Intinya, cowok itu nggak ada yang sama di seluruh belahan benua di dunia (halah). Yang ada itu adalah, kita bertemu dengan mereka yang memang rata-rata ‘sama semua’ atau… kita yang terlalu percaya bahwa dia menyukai kita.
Mereka berbeda kok, girls. Se-sama – samanya mereka, pasti ada satu hal yang berbeda. Yang jadi tugas kita dalam mencari cowok sekarang adalah, bagaimana kita bersikap dan menjaga hati agar nggak mudah jatuh cinta ke orang yang salah. Jika kita udah bisa melakukan hal itu, aku yakin, atas ijin Tuhan kita nggak akan lagi berkata kalau semua cowok sama aja.
Tuhan pasti akan ngasih hal yang terbaik, akan ngasih kita cowok yang berbeda. Maka dari itu, percayalah.
Dan jangan lagi mengatakan bahwa semua cowok di muka bumi ini sama aja.
See ya~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar