kamu. yang telah meracuni pikiran saya dengan berbagai macam mega dan ekspresimu. apa kamu tidak lelah? terus berputar dan mengelilingi otak saya? apa kamu tidak bosan? apa kamu tidak jenuh? masuk ke setiap pori-pori otak saya, menyusuri seluk beluk syaraf otot yang mengatur laju pikiran saya?ah saya tidak mengerti dengan kamu.
kamu. kamu kan hanya sepenggal masa lalu saya, hanya sebuah kisah yang ada di hidup saya, dulu. tapi mengapa kamu begitu melekat? saya tidak mengerti mengapa saya terus-terusan memikirkanmu. kamu siapa saya? kamu bukanlah siapa-siapa. kamu hanyalah orang yang pernah terlibat dalam masa lalu saya untuk waktu yang cukup lama. saya, siapa kamu? saya hanyalah orang yang pernah berhasil menyita perhatianmu di masa lalu, sesederhana itu. tapi kenapa kamu terus-terusan berada di otak saya? kamu tahu? saya sudah sangat lelah bila setiap hari otak saya hanya tersita untuk memikirkanmu, tidak ada yang lain.
saya jenuh, sangat, jika memori otak saya hanya berisikan orang yang telah menghapus total masa lalunya, siapa lagi kalau bukan kamu? saya capek memikirkan kamu yang sampai saat ini tidak lagi memikirkan saya. apa saya mau jadi gila hanya karena kamu?hah?!
rasa untukmu itu hambar, tawar, tak ada rasa sama sekali. begitupun kamu, yang tak punya rasa lagi untuk saya. lantas mengapa saya masih saja terpaut padamu?
kamu, hanyalah masa lalu yang sudah lama sekali saya pendam, saya kubur. bisakah kamu pergi? menghilang dari hidup saya? saya tak ingin masa depan saya menjadi semakin berliku hanya karena pikiran saya yang masih terpenjara oleh kamu! saya tidak ingin terbelenggu oleh masa lalu yang monoton, yang isinya hanya tentang kamu. masa lalu saya mempunyai banyak pelaku. masih ada berjuta memori masa lalu saya yang tidak berisikan kamu. lantas, mengapa saya masih saja terjebak oleh hal yang bermuara padamu?
saya lelah! saya capek! saya jenuh! jika pemikiran saya tentang masa lalu monoton! hanya kamu dan kamu! enyahlah kamu! kamu hanya seonggok kisah kecil dari masa lalu saya! saya lelah menunggumu untuk menghilang bersama waktu! kamu itu hanyalah sebagian kecil cerita dongeng masa lalu saya! kamu sudah tidak berhak lagi untuk ikut bergabung dengan masa depan saya. saya muak jika kamu terus menerus berputar dan mejelajahi otak saya. bisakah kamu pergi? secepat angin? saya tak ingin kamu menguasai seluruh pemikiran saya lagi. rasa saya ke kamu itu hambar! tak ada rasa sama sekali! jadi kamu jangan memaksa untuk tinggal di otak saya lebih lama!
kamu, saat ini, hanya orang lain bagi saya. begitupun saya, hanya orang lain bagi kamu. jalan saya dan kamu yang sekarang ditempuh sudah terpisah jauh, tak ada dan tak mungkin lagi ada kata 'kita'. semua berbeda. saya tak ingin kembali menunggu dan mencintai secara diam seperti dulu. kamu, lenyaplah dari pemikiran otak saya! saya dan kamu bukanlah siapa-siapa. saya tidak mencintaimu seperti dulu, saya tidak akan menunggumu seperti dulu. semua berubah. tak sama. saya dan kamu adalah orang lain.
jangan! jangan datang kembali ke hidup saya! saya tak akan menerimamu kembali menguasai otak saya dengan berjuta mega yang kamu punya. saya dan kamu berbeda. saya air dan kamu udara, yang tak akan pernah bisa bersatu layaknya air dan api, air dan tanah, api dan udara.
dan rasa yang dulu ada untukmu, sudah lenyap tak berbekas!
dari rangkaian masa lalumu
yang bukan siapa-siapa
NB: kata 'saya' dan 'kamu' itu terinspirasi dari tweet mbak dwitasari._. mbak dwitasari is the best deh