Selasa, 31 Juli 2012

mantan mantan pergilah~

kamu. yang telah meracuni pikiran saya dengan berbagai macam mega dan ekspresimu. apa kamu tidak lelah? terus berputar dan mengelilingi otak saya? apa kamu tidak bosan? apa kamu tidak jenuh? masuk ke setiap pori-pori otak saya, menyusuri seluk beluk syaraf otot yang mengatur laju pikiran saya?ah saya tidak mengerti dengan kamu.

kamu. kamu kan hanya sepenggal masa lalu saya, hanya sebuah kisah yang ada di hidup saya, dulu. tapi mengapa kamu begitu melekat? saya tidak mengerti mengapa saya terus-terusan memikirkanmu. kamu siapa saya? kamu bukanlah siapa-siapa. kamu hanyalah orang yang pernah terlibat dalam masa lalu saya untuk waktu yang cukup lama. saya, siapa kamu? saya hanyalah orang yang pernah berhasil menyita perhatianmu di masa lalu, sesederhana itu. tapi kenapa kamu terus-terusan berada di otak saya? kamu tahu? saya sudah sangat lelah bila setiap hari otak saya hanya tersita untuk memikirkanmu, tidak ada yang lain.

saya jenuh, sangat, jika memori otak saya hanya berisikan orang yang telah menghapus total masa lalunya, siapa lagi kalau bukan kamu? saya capek memikirkan kamu yang sampai saat ini tidak lagi memikirkan saya. apa saya mau jadi gila hanya karena kamu?hah?!
rasa untukmu itu hambar, tawar, tak ada rasa sama sekali. begitupun kamu, yang tak punya rasa lagi untuk saya. lantas mengapa saya masih saja terpaut padamu?

kamu, hanyalah masa lalu yang sudah lama sekali saya pendam, saya kubur. bisakah kamu pergi? menghilang dari hidup saya? saya tak ingin masa depan saya menjadi semakin berliku hanya karena pikiran saya yang masih terpenjara oleh kamu! saya tidak ingin terbelenggu oleh masa lalu yang monoton, yang isinya hanya tentang kamu. masa lalu saya mempunyai banyak pelaku. masih ada berjuta memori masa lalu saya yang tidak berisikan kamu. lantas, mengapa saya masih saja terjebak oleh hal yang bermuara padamu?

saya lelah! saya capek! saya jenuh! jika pemikiran saya tentang masa lalu monoton! hanya kamu dan kamu! enyahlah kamu! kamu hanya seonggok kisah kecil dari masa lalu saya! saya lelah menunggumu untuk menghilang bersama waktu! kamu itu hanyalah sebagian kecil cerita dongeng masa lalu saya! kamu sudah tidak berhak lagi untuk ikut bergabung dengan masa depan saya. saya muak jika kamu terus menerus berputar dan mejelajahi otak saya. bisakah kamu pergi? secepat angin? saya tak ingin kamu menguasai seluruh pemikiran saya lagi. rasa saya ke kamu itu hambar! tak ada rasa sama sekali! jadi kamu jangan memaksa untuk tinggal di otak saya lebih lama!

kamu, saat ini, hanya orang lain bagi saya. begitupun saya, hanya orang lain bagi kamu. jalan saya dan kamu yang sekarang ditempuh sudah terpisah jauh, tak ada dan tak mungkin lagi ada kata 'kita'. semua berbeda. saya tak ingin kembali menunggu dan mencintai secara diam seperti dulu. kamu, lenyaplah dari pemikiran otak saya! saya dan kamu bukanlah siapa-siapa. saya tidak mencintaimu seperti dulu, saya tidak akan menunggumu seperti dulu. semua berubah. tak sama. saya dan kamu adalah orang lain.

jangan! jangan datang kembali ke hidup saya! saya tak akan menerimamu kembali menguasai otak saya dengan berjuta mega yang kamu punya. saya dan kamu berbeda. saya air dan kamu udara, yang tak akan pernah bisa bersatu layaknya air dan api, air dan tanah, api dan udara.

dan rasa yang dulu ada untukmu, sudah lenyap tak berbekas!


dari rangkaian masa lalumu
yang bukan siapa-siapa

NB: kata 'saya' dan 'kamu' itu terinspirasi dari tweet mbak dwitasari._. mbak dwitasari is the best deh

masih.tentang.dirimu

aku tidak tahu apa sebabku masih tetap terjebak oleh masa lalu. apa karena cinta? apa karena kamu? atau... memang aku sendiri yang masih betah berdiam diri dalam lorong waktu masa lalu? ah aku tak mengerti.
aku..
aku masih mengais masa lalu, masih menangis entah karena apa, masih terpaut dan terpacu oleh dentuman kenangan dulu. masih setia berdiri, meski sendiri. masih kulakukan. apa semua karena kamu? atau.. hanya aku yang masih ingin terbuai oleh masa lalu?
lorong waktu masih berjalan, masih berproses, masih berputar, masih menunggu diriku yang masih terbuai oleh masa lalu. lorong waktu setia menungguku untuk kembali ke masa kini. sedangkan aku malah nyaman bergabung dengan kenangan tentang dirimu. aku masih bertahan. apa karena kamu? atau.. karena aku yang masih terpenjara dan tak dapat keluar dari memori waktu itu?

masih. masih. masih

masih tentang masa lalu. masih tentang dulu. masih tentang kejadian itu. masih tentang kamu

kamu. dan. kamu


entah apa alasanku masih terjaga di masa lalu. Padahal lorong waktu sudah memanggilku untuk kembali ke dunia nyata. kembali ke dunia tanpa adanya kamu, saat ini.
masih menjelajah masa lalu. masih berdiri, sendiri, perih

apa karena kamu?
atau..
aku yang terlalu bodoh tetap menunggu dan merindukanmu di masa lalu?

dariku,bayangan perih dari masa lalumu

Jumat, 27 Juli 2012

setelah semuanya baru

well, gue udah SMA,udah gede yekan?? ohohoho belum, baru masuk 5 hari di sekolah baru, dan lingkungan yang baru. lingkungan SMA..

gue sekolah di SMA yang yaa bisa dibilang masuk ke gang, dikelilingin kampung, adanya di deket bandara, seakan-akan terpencil banget kan? trus dari rumah gue dan dari pusat kota tuh jauuhhh banget, butuh satu jam perjalanan menuju sekolah gue yang baru, soalnya jarak dari rumah kesana itu 20 km, belom macet sama lampu merahnya yang banyak banget. gue menghendaki (tadinya) masuk SMK,deket sama rumah dan deket sama orang tua. tapi ternyata orang tua lebih memilih gue masuk SMA, dan SMA yang gue dapet ya SMA ini.

dan gue berpikir, dengan jauhnya gue dari kota, jauhnya gue dari lingkungan temen-temen SMP gue (ya karena mereka pada sekolah di SMA yang strategis dan terfavorit), gue bisa lepas dari kenangan masa lalu, tapi nyatanya? kenangan itu masih melekat.
setelah semuanya baru, gue sama sekali gak merasa baru, gue masih kosong, masih hampa, malah semakin hampa. rasanya sepi, seakan semua tuh menghilang gitu aja dari pandangan gue, gue yang biasanya gak pernah pergi sejauh ini harus pergi ke sekolah yang jaraknya jauh, sendiri. yap! tanpa teman, dan itu ngebuat gue semakin kosong.
setelah semuanya baru, gue merasa memori gue masih memori lama, memori lama yang berisikan orang itu, sebut aja dia Aul. gak ada yang berbeda, hanya itu, selebihnya? memori lama tentang kebahagiaan yang gue dapet bersama temen dari 7e,8b,9c. memori lama yang masih gak bisa gue hapus, memori lama tentang tika, nahla,mala,nio,lapip, dan aul juga

gue gak ngerti, lingkungan gue udah bener-bener baru, gak ada yang kenal sama gue karena mereka rumahnya pada di deket bandara semua. lingkungan gue udah lingkungan SMA, temen gue udah baru semua, mungkin lebih asik. tapi kenapa gue masih ngejaga memori dulu, dan malah gue rindu sama semua yang lama, dan gue gak mau semua yang baru ini ada di hidup gue, apa yang salah?

setelah semuanya baru, apa mungkin memori gue perlahan juga terganti sama yang baru? atau memori lama masih melekat gak mau pergi? apa setelah semuanya baru, gue gak merasa kosong lagi? apa gue gak akan merasa sendiri lagi? apa gue... bisa nyaman dengan keadaan sekarang?

setelah semuanya baru... gue malah berharap semuanya yang lama kembali hadir di hidup gue...

Sabtu, 21 Juli 2012

first Ramadhan :)

Assalamu'alaikum Wr.Wb semuaaa~

   gimana nih puasa pertamanya?kuat gak? kuat doongg yekan??
ngg sekarang gue mau ngebahas apa yah?ngg gak ada sih cuman basa basi doang hehe. siapa yang puasa pertamanya lagi sakit? (gue gue!!). yap! ternyata ada juga orang yang sakit tapi masih tetep puasa, nah orang yang kayak gini harus diacungin jempol, selain dapet pahala puasa, orang sakit itu (katanya loh ya) diapus dosanya oleh Allah swt. Nah jadi Barangsiapa yang sakit dan tetap berpuasa, niscaya dia dapet pahala.. hihi
   eh tapi maksut gue sakit yang gak terlalu parah, kalo macam typus, DBD, atau penyakit berat yang lain bahkan ampe disuruh dirawat inap itu baru gak dianjurkan untuk berpuasa, ada juga itu bikin tambah nggak fit. kalo cuman sekedar sakit pusing, trus panas, cacar, itu sih masih stadium kecil. gue aja 2 tahun lalu sakit cacar pas bulan puasa (curhaatt~) tapi gue tetep tuh puasa, selama tubuh kita masih kuat buat menahan lapar dan haus ampe magrib sih gapapa. toh itu kan berpahala.
   jadi intinya, kalo kalian lagi sakit kecil-kecilan mending puasa aja deh, toh puasa itu sehat looh, bisa bikin kita tahan tubuhnya (apaan sih) nah begitu.
   tapi bagaimanapun, kita lebih baik mencegah dibanding menggobati, nyari obat susah loh, tapi kalo pencegahan itu mudah. Sekian dulu iyaw basa-basi gak jelas gue, selamat berpuasa bagi yang menjalankan, inget loh ya ampe magrib, jangan ampe setengah hari doang wkwkwk :p

Selasa, 17 Juli 2012

untukmu, (mantan) kekasihku


aku tidak tahu apa yang menjadi penyebab rasa ini semakin besar untuk kamu, apa karna rindu yang semakin menjadi? atau karna hatiku yang tak dapat melakukan apapun selain mencintaimu? aku merasa kamu adalah segalanya, meskipun aku tahu kamu bukan milikku, aku merasa kamu adalah orang spesial dimataku, meskipun aku tahu aku bukanlah siapa-siapa dimatamu.

kamu. yang telah membiusku hingga aku tak dapat berkata saat bertemu denganmu, melihat fotomu saja aku tak dapat mengucap apapun, percaya atau tidak, aku hanya dapat berkata "aku mencintaimu", itupun kuucap dalam hati.
memikirkanmu,memberikan dampak negatif, aku? siapa aku bagimu? aku hanya orang lain yang mengagumi seorang idola dan idola itu tidak menganggapnya ada. ah! bodoh sekali aku mengagumi dirimu! aku mencintaimu tetapi kamu mencintainya. apa aku ingin jadi wanita bego? menangisi dirimu disini, sedangkan kamu tertawa riang dengannya,disana. aku pikir aku sudah tak sehat memikirkan kekasih orang, memikirkanmu buatku frustasi!

kamu, 4 huruf yang buatku buta, yang buatku hilang kata, yang buatku tak berdaya. kamu. 4 huruf yang menjadikanku mengagumi seseorang, menjadikanku sebuah boneka yang merindukan sentuhan seorang pemiliknya. definisi tentangmu masih terlalu banyak dan tak dapat kutulis dengan nyata, kamu bagaikan buku rumus yang mencangkup kata-kata yang tak diketahui orang, kau adalah magnet bagi semua orang, menarikku dan membuat otakku tak seimbang, tiap hari hanya memikirkan,memikirkan, dan memikirkan dirimu, drama macam apa ini? aku hanya diberi satu peran yaitu mencintai dirimu, ah!

salahkan cinta yang masih ada, padahal kedua makhluk ini tak mungkin lagi bersatu, atau... salahkan saja sayang yang masih menggema, sayang untukmu masih tetap ada meskipun kamu bukan bersamaku lagi. atau salahkan diriku mungkin, karna masih bodoh tetap mencintai,menyayangi, dan rindu dengan orang yang tak lagi menganggapku sebagai bagian dari hidupnya. apa salahkan dirimu saja, yang tetap tidak berhenti dan menghilang dalam benakku.. kalau bukan, aku harus salahkan siapa karna perasaan yang terus membelenggu?
sudahlah, tak ada yang perlu disalahkan, semua terjadi begitu saja, siklus yang membawaku untuk tetap mencintai dan menyayangimu, siklus juga yang membawaku untuk tetap bertahan saat melihat kau dengan dia, meskipun perih.

sekarang, detik ini, aku masih menyayangimu, masih juga merindukanmu, walaupun kamu tak merasakan hal yang sama, mungkin suatu saat siklus akan membawaku untuk berhenti berharap padamu, berhenti mencintaimu, berhenti merindukanmu, suatu waktu nanti...

Senin, 16 Juli 2012

surat (ARRRGGH!!) cinta

gue ngebuat ini surat gara-gara MOS!! gue heran kenapa sih musti ada surat cinta kayak ginian? terus ditunjukinn ke kakak Mentor (OSIS), halaaah bete deh gue,tar disuruh baca ke depan kan berabe-_-. tapi demi menjalankan tugas dengan baek, dan biar cepet udahan itu MOS, gue akan publish surat cinta gue buat kakak Mentor, namanya Kak Eky

From : Anonymous
To : A' Eky

untuk kamu,yang selalu berada di dekatku 3 hari terakhir
hai kak, aku adalah murid baru, aku ada di kelompok 2, tempat A Eky menjadi Mentor, aku adalah salah satu dari para penggemarmu di sekolah ini, aku tau aku masih kecil untuk menjadi seseorang dimata kakak, kita baru kenal 3 hari, dan saat aku sadar tak ada yang lebih indah dibandingkan melihat senyuman dan tawa kakak, aku sangat senang jika terus menerus melihat senyummu, seakan itu suatu hal yang langka.

untuk kamu, yang selalu tersenyum di kelas
kenapa kakak nggak berhenti berputar mengelilingi otakku? apa di otakku hanya tergambar wajah kakak? atau memang kakak sengaja merusak laju otakku sehingga aku hanya terpaut pada kakak? kenapa rasa ini ada saat aku masih terlalu kecil untuk mengenal cinta? ah sudahlah, walaupun aku terlalu kecil, aku senang memiliki rasa ini, apalagi jika rasa itu tertuju kepada kakak.
kakak ingat saat kakak mengantarku ke kelas, aku ada di samping kakak, tertunduk malu dan gugup. saat itu, aku tak sengaja melihat wajah kakak yang selalu gembira. dan rasanya aku tak mau lepas dari pemandangan itu, jika boleh meminta, aku ingin waktu lebih lama berputar,jangan secepat waktu itu, agar aku masih bisa menatap tawa kakak dalam waktu yang begitu lama.

untuk kamu, kakak OSIS yang tak dapat kulihat dengan jelas.
selama 3 hari ini, aku senang dapat bertemu kakak. aku tau aku bukan siapa-siap bagimu, aku hanya seorang gadis kecil yang menjadi adik kelasmu di sekolah, aku juga tau aku hanya bisa memperhatikanmu dari kejauhan tanpa menyentuh bahkan berbicara padamu, aku juga tau aku nggak akan bisa lagi berkomunikasi sama kakak, kakak kan orang sibuk, sibuk menjadi anggota OSIS dan juga sibuk untuk mengacaukan pikiranku, aku tau kakak gak akan ingat sama aku yang dulu kakak latih unuk menjadi murid yang baik di sekolah. sudahlah, kakak sampai kapanpun tidak akann mengenalku, bahkan kakak tidak tau siapa namaku, biar aku hanya menjadi pengagum juniormu,biar saja aku menjadi penggemar yang sama sekali tidak diketahui oleh idolanya, biar hanya aku yang mengetahui rasa ini, rasa cinta kepada seorang kakak kelas, yang bahkan akupun tidak tau mengapa rasa ini muncul.

ah sudahlah,biarpun begitu kakak tetap menjadi orang yang aku kagumi...

dari seorang junior yang menyimpan rasa kepada orang yang tak pernah mengenalnya.. kehabisan kata-kata untuk mengemukakan isi hatinya, bodoh..

kamu dan masa lalu


aku masih melangkah melewati lorong yang sedari tadi tak tersentuh oleh terangnya cahaya. berhias lukisan-lukisan kenangan masa lalu. disitu,terpajang wajahmu, wajah yang selalu hiasi hariku,dulu

aku kembali mengulas memori masa lalu,membongkar habis kenangan yang ada dalam otakku,aku ingat saat dimana kau membuat rambutku acak tak karuan, aku ingat saat dimana kita bertingkah konyol di sekolah, aku ingat saat dimana kau membuat lelucon hingga membuatku tergelak, itu dulu.
kau selalu ada disaat aku sendiri, menemani dan menghiburku dengan guyonan garingmu namun dapat membuatku tertawa, tertawa karena tingkahmu, aku masih mengingat kejadian saat kau terjatuh demi membuatku tersenyum, itu sudah lama sekali, itu dulu.

apakah kamu masih ingat semua hal yang pernah terjadi antara kita, apa kamu ingat saat kita tenggelam dalam tawa kita sendiri, apa kamu ingat toko bubble dipinggir jalan yang kita singgahi, yang pada saat itu kamu mengajarkanku untuk lebih melihat dunia dan berpikir dewasa? sampai sekarang aku masih mengingatnya, apa kau juga mengingat hal yang sama? ataukan kau sedang membuat memori baru antara kau dan dia,dan menghapus total kenangan kita?

berharap kau berada disampingku untuk saat ini rasanya tak mungkin,bahkan tak akan terjadi. kau, sudah menemukan orang yang lain, yang sekarang menemanimu berbagi canda tawanya. dan aku, hanya duduk disini dan sibuk dengan memori tentang kamu yang dulu ada di hidupku.

aku terbiasa menahan perih dan sakit karena mencintai seseorang, apalagi orang itu adalah dirimu. kau tak perlu repot-repot untuk menorehkan luka lagi di hati dan kehidupanku. luka yang sekarang kau berikan cukup membuatku sakit untuk waktu yang lama. yah biarlah, aku disini tanpamu, aku disini tanpa senyummu, toh sekarang sepertinya kau lebih senang dengan dia yang hadir di kehidupanmu yang baru.

aku yakin kamu disana tengah tertawa dengannya, melantunkan guyonan yang dulu kau berikan padaku. aku disini tetap mengingatmu,apakah disana kamu masih mengingatku? setidaknya hanya sekelebat banyangan diriku saat kita berpisah waktu itu?
namamu masih terukir jelas di hatiku, semua tentangmu masih bergentayangan dalam otakku, ah! sampai kapan aku terus terpaut dengan bayangmu? sedangkan kamu disana bahkan sama sekali tidak mengingatku?

apakah melupakan seseorang adalah hal yang sangat mudah bagimu, hingga kau bisa dengan cepatnya menemukan seseorang yang baru? dan melupakan bahkan membuang kaset tentang kenangan kita berdua? bahkan bagiku saja melupakanmu adalah hal yang tak akan mungkin bisa kulakukan dengan sekejap. apakah kamu dapat melupakan begitu cepat?

tak apa,aku sudah terbiasa berteman dengan kepedihan, aku sudah akrab dengan air mata, bahkan aku bagaikan separuh dari kesepian. tenang saja, aku disini bahagia dengan aktivitas otakku yang setiap hari memikirkanmu, aku disini terbiasa dengan air mataku yang secara reflex turun saat aku mengingat kejadian masa lalu, aku disini tidak terusik dengan perasaan luka yang semakin lama semakin membesar karenamu. aku disini baik saja, dengan ditemani perih, luka, dan tangis, tentu saja tanpa adanya dirimu.

NB: (oke ini kayaknya cukup galau -_- tapi itu dulu,dulu loooohhh~. tulisan ini udah lamaaa banget tapi baru gue publish ke blogger,celamat ngebacaa^^)

Kamis, 05 Juli 2012

Ibu

yap bagi kalian yang keluarganya masih lengkap,masih ada ikatan tali yang erat. kalian gak boleh merenggangkan tali itu (duh ngelantur). kali ini gue mau ngebahas tentang "ibu"

Ibu, atau Mom, atau Bunda, atau apapun panggilan beliau dari lo. lo sering gak sih ngebuat Ibu lo jadi khawatir, atau nggak dari hal kecil deh, ngebentak.
pernah gak lo ngebentak Ibu lo sendiri, mungkin kelakuan ini gak bisa lo hitung pake jari. sehari lo melakukan itu berapa kali? banyakkah?
sekedar berkata "ah!!mama nih kayak gak tau aja!" atau "aku bisa sendiri ko" atau "makanya itu kan tadi aku bilang ke mama,mama aja gak denger" dengan nada yang (sedikit) tinggi, itu udah termasuk 'membentak', belum kita ngedumel dihati gara-gara Ibu salah dimata kita, dan kita begitu gampangnya nge-judge bahwa Ibu kita ngebuat kesalahan. Apa lo semua tau? secara gak langsung hati Ibu lo tersakiti?

kita kadang ngomel sendiri kalo Ibu gak mau ngelakuin apa yang kita mau. hey! Ibu itu pengorbanannya lebih dari yang kita bayangkan. Ibu kita gak pernah ngomel kalo kita gak ngelakuin apa yang beliau mau. Ibu kita gak pernah minta ini itu agar kita jadi anak yang sukses.

I.B.U...
3 huruf yang selalu menjaga kita, selalu merawat kita, selalu mencoba untuk membahagiakan kita. Dulu, lo diasuh dengan penuh kasih sayang oleh beliau, seandainya lo masih ingat gimana lo digendong sama beliau, dijaga dari nyamuk tiap malam, mencoba menenangkan lo yang nangis dengan nyanyiannya, seandainya lo inget..
I.B.U
3 huruf. sesederhana itu, beliau mengurus kita tanpa pamrih, membelai halus dan mengecup pipi kita saat kita tertidur. beliau terus mengayun kita dalam tangannya, padahal ia sendiri sudah lelah dan ingin sekali istirahat. tapi, apa yang kita lakukan sekarang? membentaknya? marah-marah seakan semua salah beliau??

Ibu tak pernah, SEKALIPUN marah pada kita, itupun beliau marah karena ulah kita. yaampun, kalopun Ibu marah itupun gak akan lama, emang kita? acuh dan gak mau ngobrol sama Ibu?
Ibu, tempat curhat, yang gak akan ngebocorin rahasia kita ke orang lain, kenapa kita harus mencari teman curhat jauh-jauh dan ujung-ujungnya kebongkar juga itu rahasia? sedangkan di dekat kita ada seseorang yang rela menghabiskan waktunya demi mendengar celotehan kita?
Gue, memang pernah melakukan hal itu. gue terkadang mikir sendiri, kenapa gue marah-marah? kenapa gue ngedumel? Ibu gak pernah ngedumel karena gue? kenapa gue begitu tega mengatakan hal seperti itu?!


Look your Mom, lihat beliau ketika tengah tertidur lelap, bayangkan jika dia tak lagi terbangun dan meninggalkan lo sendiri di dunia yang bahkan masih terlalu kejam buat lo. raut muka dan wajahnya, apakah ada penyesalan karena sudah membesarkan lo? jika lo kehilangan beliau, lo baru akan sadar betapa penting peran beliau dalam mengisi hidup lo. hidup tanpa pacar bisa terus lo jalanin dengan santai, tapi hidup tanpa Ibu? apakah lo masih bisa bahagia seperti dulu?
Larangan Ibu terhadap kita beralasan. Saat Ibu lo gak ada lagi, saat Ibu lo tak lagi melarang lo, saat lo gak lagi dibelai dan dipeluk olehnya.. apakah lo rindu? apakah lo menyesal? karena udah ngelakuin hal yang ngebuat beliau sakit?

Bagi lo, yang masih mempunyai orang tua lengkap, jangan sia-siain keluarga lo dengan hal yang gak berarti, ingatlah, orang tua lo merawat dan menjaga lo tanpa pamrih, tanpa imbalan dari lo suatu saat nanti. mereka hanya menginginkan lo menjadi kebanggan mereka, permohonan yang simple untuk lo.
Sayangi Ibu lo, sebelum lo kehilangan cinta yang paling dekat, cinta dari seorang Ibu..