aku tidak tahu apa yang menjadi penyebab rasa ini semakin besar untuk kamu, apa karna rindu yang semakin menjadi? atau karna hatiku yang tak dapat melakukan apapun selain mencintaimu? aku merasa kamu adalah segalanya, meskipun aku tahu kamu bukan milikku, aku merasa kamu adalah orang spesial dimataku, meskipun aku tahu aku bukanlah siapa-siapa dimatamu.
kamu. yang telah membiusku hingga aku tak dapat berkata saat bertemu denganmu, melihat fotomu saja aku tak dapat mengucap apapun, percaya atau tidak, aku hanya dapat berkata "aku mencintaimu", itupun kuucap dalam hati.
memikirkanmu,memberikan dampak negatif, aku? siapa aku bagimu? aku hanya orang lain yang mengagumi seorang idola dan idola itu tidak menganggapnya ada. ah! bodoh sekali aku mengagumi dirimu! aku mencintaimu tetapi kamu mencintainya. apa aku ingin jadi wanita bego? menangisi dirimu disini, sedangkan kamu tertawa riang dengannya,disana. aku pikir aku sudah tak sehat memikirkan kekasih orang, memikirkanmu buatku frustasi!
kamu, 4 huruf yang buatku buta, yang buatku hilang kata, yang buatku tak berdaya. kamu. 4 huruf yang menjadikanku mengagumi seseorang, menjadikanku sebuah boneka yang merindukan sentuhan seorang pemiliknya. definisi tentangmu masih terlalu banyak dan tak dapat kutulis dengan nyata, kamu bagaikan buku rumus yang mencangkup kata-kata yang tak diketahui orang, kau adalah magnet bagi semua orang, menarikku dan membuat otakku tak seimbang, tiap hari hanya memikirkan,memikirkan, dan memikirkan dirimu, drama macam apa ini? aku hanya diberi satu peran yaitu mencintai dirimu, ah!
salahkan cinta yang masih ada, padahal kedua makhluk ini tak mungkin lagi bersatu, atau... salahkan saja sayang yang masih menggema, sayang untukmu masih tetap ada meskipun kamu bukan bersamaku lagi. atau salahkan diriku mungkin, karna masih bodoh tetap mencintai,menyayangi, dan rindu dengan orang yang tak lagi menganggapku sebagai bagian dari hidupnya. apa salahkan dirimu saja, yang tetap tidak berhenti dan menghilang dalam benakku.. kalau bukan, aku harus salahkan siapa karna perasaan yang terus membelenggu?
sudahlah, tak ada yang perlu disalahkan, semua terjadi begitu saja, siklus yang membawaku untuk tetap mencintai dan menyayangimu, siklus juga yang membawaku untuk tetap bertahan saat melihat kau dengan dia, meskipun perih.
sekarang, detik ini, aku masih menyayangimu, masih juga merindukanmu, walaupun kamu tak merasakan hal yang sama, mungkin suatu saat siklus akan membawaku untuk berhenti berharap padamu, berhenti mencintaimu, berhenti merindukanmu, suatu waktu nanti...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar